Merawat Organ Intim Wanita

Merawat Organ Intim Wanita РKeputihan adalah sebutan umum untuk infeksi pada organ kewanitaan yang disebabkan oleh jamur maupun bakteri. Keputihan ini adalah infeksi yang sangat umum terjadi pada banyak wanita. Semua wanita dapat terkena tanpa memandang umur, latar belakang, pekerjaan atau kondisi lainnya. Masalah keputihan dapat bersifat fisiologis dan patologis (penyakit). Secara fisiologis keputihan terjadi menjelang dan sesudah menstruasi, keputihan seperti ini wajar terjadi pada wanita. Karakteristik organ intim wanita ternyata dapat berubah, karena pengaruh hormonh, saat haid, hamil, menyusui dan menopause.  Dengan atau tanpa disadari bisa muncul beberapa keluhan di tiap tahap kehidupan tersebut. Tidak berlebihan jika dikatakan, organ intim wanita, terutama vagina sebagai organ intim paling luat membutuhkan perhatian khusus. Merawat organ intim wanita adalah hal yang harus dilakukan oleh setiap wanita.

Merawat Organ Intim Wanita

Merawat Organ Intim Wanita

KEPUTIHAN

Sebagai organ yang berperan dalam hubungan intim, vagina mudah terkontaminasi berbagai penyakit yang bisa ditularkan lewat hubungan seksual. Jika tidak terawatt dan kotor, akan mudah terinfeksi dan timbul keputihan patologis. Masalah pada organ intim wanita, berbeda antara remaja, dewasa, dan setelah menopause. Ketika remaja, hormone seksual wanita mulai aktif dan remaja mulai mengalami menstruasi. Di saat itu, anak memerlukan tuntunan untuk menghadapi perubahan fisik, psikis secara emosional. Merawat organ intim wanita yang perlu dilakukan adalah dengan perawatan kulit di area organ intim, meski tak terlihat, juga perlu mendapatkan perhatian, sama seperti Anda memerhatikan kulit wajah atau bagian tubuh lainnya. Namun seringkali area ini tak mendapatkan perhatian cukup, dan mulai bermasalah karena kebiasaan yang salah.

Mengajari remaja untuk memperhatikan dan merawat organ intim wanita serta memebersihkan  area vitalnya, terutama pada saat haid. Dan keputihan kerap terjadi pada remaja puteri. Apalagi di usia ini remaja cenderung aktif. Saat aktivitas banyak pembuluh darah vagina melebar sehingga caira jadi lebih banyak. Inilah yang membuat cairan berlebih hingga muncul keputihan. Selama bentuknya putih bening tidak berbau dan tidak gatal,itu adalah keputihan fisiologi yang tidak berbahaya. Hal lain, umumnya remaja banyak yang berkeringat. Ini bisa membuat daerah organ intim lemabab sehingga bakteru mudah tumbuh. Dapat terjadi keputihan patologis karena infeksi oleh bakteri,jamur, brus atau parasit, ditandai dengan keputihan yang berubah warna berbai dan gatal di area organ intim. Jangan obati sendiri, cari pertolongan. Hanya dokter dan tenaga medis terlatih yang bisa memisahkan penyebab infeksi.

Pada saat menstruasi gunakan pembalut berbahan yang lembut, menyerap dengan baik, tidak mengandung bahan yang bisa membuat alergi ( misalkan parfum atau gel ) dan merekat dengan baik pada celana dalam. Pembalut ini perlu diganti sekitar 4 sampai 5 kali dalam sehari untuk menghindari pertumbuhan bakteri yang berkembang biak pada pembalut tersebut, dan menghindari masuknya bakteri tersebut ke dalam vagina.

MENCEGAH KEPUTIHAN PADA WANITA

Untuk mencegah terjadinya keputihan wanita, maka sebaiknya wanita menjauhi beberapa jenis pantangan makanan yang menjadi penyebab keputihan maka cara mengatasi keputihan adalah dengan menghindari beberapa jenis makanan tersebut. Beberapa jenis makanan tersebut adalah seperti buah pear, telor, kol, udang dan nanas. Hingga sampai saat ini pantangan dari jenis makanan untuk keputihan ini biasanya masih belum terbukti secara ilmiah bisa merangsang lendir berlebihan. Sebaliknya adalah yang sudah pernah dilaporkan bahwa wanita yang mengonsumsi jenis yoghurt yang mengandung kandungan bakteri baik seperti lactobacillus biasanya lebih jarang mengalami keputihan yang disebabkan oleh jamur. Keputihan yang berbahaya atau tidak semuanya tergantung dari penyebab keputihan itu sendiri. Sedangkan makanan masih belum terbukti bisa berpengaruh pada terjadinya keputihan.

Selain itu, beberapa cara merawat organ kewanitaan secara alami dan mengatasi keputihan adalah dengan memperhatikan beberapa hal :

  1. Sehabis buang air
    Setelah buang air besar atau buang air kecil maka cara mengatasi keputihan adalah bersihkanlah menggunakan air mengalir di bilas dari arah depan ke belakang setelah itu keringkanlah dengan menggunakan tissue kering. Disaat Anda sedang buang air kecil di toilet umum, maka bersihkanlah vagina Anda dengan menggunakan tisu kering, sedangkan setelah buang air besar, maka sebaiknya cara membilasnya adalah dari arah depan ke belakang dan gunakanlah sabun anti bakteri atau tissue basah.
  2. Memilih celana dalam
    Pilihlah jenis celana dalam yang terbuat dari bahan katun yang bisa menyerap keringat dan bisa membantu mengatasi keputihan. Karena salah satu penyebab kaputihan adalah akibat dari jamur dan bakteri luar. Oleh sebab itulah, jagalah kesehatan vagina agar tidak lembab. Karena tempat yang lembab merupakan salah satu tempat tinggal bakteri.
  3. Selama menstruasi
    Gantilah pembalut Anda selama menstruasi sebagai bentuk mengatasi keputihan. Gantilah pembalut setiap 4 jam sekali untuk mengindari penumpukan bakteri di dalam pembalut yang bisa masuk ke dalam vagina Anda.

Merawat Organ Intim Wanita


=====================================

>>> Obat Alami Keputihan Untuk Mengatasi Keputihan dan Mengobati Keputihan Pada Wanita, Menguatkan Otot-Otot Vagina dan Rahim, Mengurangi Lendir Yang Berlebihan Serta Membuat Aroma Wangi Pada Organ Intim Wanita, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Keputihan and tagged , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *